Berita

Foto/RMOL

Nusantara

72 Pelajar Indonesia Ikut Taiwan Scholarship 2018

KAMIS, 26 JULI 2018 | 12:51 WIB | LAPORAN:

Taiwan Scholarship 2018 mengajak pelajar Indonesia untuk menimba ilmu di negaranya. Pelajar yang mendaftar terdiri dari berbagai universitas di Indonesia baik tingkatan negeri maupun swasta.

Taipei Economic and Trade Office menyelenggarakan seminar keberangkatan penerima Taiwan Scholarship 2018. Dalam kesempatan itu, peserta scholarship diberikan wejangan dalam menimba ilmu di Taiwan.

Duta Besar Taiwan untuk Indonesia Jhon Chen mengungkapkan, Indonesia merupakan negara penting bagi kebijakan yang mengarah ke selatan. Taiwan akan berperan aktif membantu Indonesia dalam pelatihan pendidikan tinggi dan tenaga kejuruan.


"Kehidupan di Taiwan aman, standar pendidikan baik dan kemudahan fasilitas transportasi. Tempat yang layak bagi pelajar Indonesia untuk merasakan pengalaman hidup dan belajar di sana," jelas Chen di Kampus Universitas Bina Nusantara, Jakarta, Kamis (26/7).

Wakil Rektor Ubinus Tirta Nugraha Mursitama menambahkan, hubungan kerja sama pendidikan dengan Taiwan sudah dimulai sejak 2012.

"Di tahun itu saya menerima dua kunjungan profesor Taiwan, kemudian sepakat kerja sama penelitian dan saya juga mengajar di sana selama tiga minggu. Akhirnya berkembang dan kemudian kami mengirimkan mahasiswa," paparnya.

Tirta menuturkan bahwa seluruh pelajar yang menimba ilmu Taiwan akan memperdalam atau mengkaji semua tentang negara itu.

"Mengkaji tentang Taiwan dalam jurusan kita baik hubungan internasional, bahasa Mandarin, dan hukum. Dua tahun terakhir ini berkaitan dengan minat Indonesia yang bertemu dengan kebijakan Taiwan yang akhirnya cocok," pungkas Tirta.

Pemerintah Taiwan, sejak 2004, secara khusus membuat Taiwan Scholarship, Huayu Enrichment Scholarship dan ICDF Scholarship guna mempromosikan program belajar.

Tahun ini, sebanyak 38 pelajar dari Indonesia mendapatkan Taiwan Scholarship melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan Huayu Enrichment Scholarship terdapat 24 pelajar melalui Kementerian Pendidikan Taiwan, empat pelajar Taiwan Scholarship dari Kementerian Riset dan Teknologi dan enam pelajar ICDF Scholarship.  

Dengan total 72 peserta, masing-masing pelajar mendapat dua hingga tiga tahun belajar program magister dan doktoral melalui Taiwan Scholarship. Sementara enam bulan sampai satu tahun belajar bahasa Mandarin melalui Enrichment Scholarship. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya