Berita

Agus Hermanto/RMOL

Politik

Imbauan Stop "Cebong-Kampret" Tidak Berpengaruh Ke Demokrat

SENIN, 09 JULI 2018 | 17:34 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPP Partai Demokrat tidak ambil pusing dengan istilah Cebong dan Kampret yang harus dihentikan atau tidak.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Agus Hermanto menilai selama ini partainya tidak pernah menggunakan kedua istilah tersebut, apalagi untuk menyerang lawan politik.

Meski begitu, Agus menilai jika hal tersebut dapat menggangu stabilitas politik maka istilah tersebut harus dihentikan.


"Jadi sebaiknya gunakan bahasa yang baik, lugas dan tidak ada ketersinggungan satu dengan yang lainnya," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/7).

"Tapi Kita selama ini tidak pernah menggunakan istilah itu, saya sendiri tidak pernah," imbuhnya.

Belakangan banyak tokoh politik maupun tokoh agama sibuk menyuarakan imbauan untuk menghentikan penggunaan istilah cebong dan kampret. Salah satunya ulama kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym).

Dalam Kajian Tauhid di Masjid Istiqlal, Aa Gym meminta kepada masyarakat tidak menyebut orang dengan gelar yang buruk, termasuk memanggil 'kecebong' atau 'kampret'. [nes]


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya