Berita

Sufmi Dasco Ahmad/net

Politik

Gerindra: Tidak Ada Peluang Bergeser Ke Anies Baswedan

MINGGU, 08 JULI 2018 | 02:10 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan partainya konsisten mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden untuk Pilres 2019.

Ia sekaligus mengklarifikasi berita Prabowo membuka pintu bagi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi capres yang diusung Gerindra.

"Partai Gerindra tetap 100 persen mendukung Prabowo menjadi Capres 2019. Menurut saya, tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut kepada Anies Baswedan," ujar Sufmi Dasco Ahmad dalam siaran pers, Sabtu (7/7).


Ia mengungkap dua alasan partainya konsisten mendukung Prabowo Subianto menjadi capres. Pertama, dukungan kepada Prabowo adalah mandat resmi dari seluruh kader Gerindra di Indonesia.

"Yang pertama, dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh kader Gerindra di semua tingkatan, yang disampaikan pada Rapimnas bulan April lalu secara bulat dan tegas," terangnya.

Kedua, saat ini penantang terkuat Jokowi masih Prabowo. Hasil Pilgub di Jawa Tengah dan Jawa Barat menjadi ukuran yang dipakainya.

"Suara paslon yang didukung Gerindra meroket, itu adalah gambaran betapa besar dukungan masyarakat kepada Pak Prabowo, sehingga secara realistis tidak ada lawan lain yang setangguh Pak Prabowo," tambahnya.

Terkait pemberitaan di media massa soal kesediaan Prabowo Subianto mendukung Anies Baswedan menjadi Capres, Sufmi menganggapnya sebatas kerendahan hati sang ketua umum Gerindra.

"Saya kira itu hanya bentuk kerendahan hati Pak Prabowo. Intinya, beliau ingin ada perbaikan di negeri ini," pungkasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya