Berita

Ilustrasi/Net

Politik

DPR Kecam Penganiayaan Wartawan Beritajatim.com

JUMAT, 06 JULI 2018 | 01:56 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Komisi I DPR mengecam kekerasan kepada wartawan yang belakangan muncul.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Abdul Kharis menilai, wartawan dalam menjalankan profesi dan tuugas jurnalistiknya harus dihormati dan dihargai karena sebagai bentuk corong informasi kepada masyarakat luas.

Menurutnya jika ditemukan kesalahan sudah seharusnya tidak main hakim sendiri karena ada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.


Ia meminta kepada Dewan Pers untuk lebih aktif dan mengambil kebijakan yang cepat dan baik agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali lagi.

"Dewan Pers harus aktif bilamana ada hal seperti ini, saya harap jangan sampai terjadi seperti saat ini," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (5/7).

Terkait adanya dugaan oknum berseragam loreng dalam pengeroyokan di Jember, Kharis menjelaskan Komisi I DPR akan berkomunikasi dengan Dharaka Sindo. Diketahui klub sepak bola tersebut merupakan hasil merger dua klub sepak bola dari Dharaka milik TNI dan Samudra Indonesia (Sindo).

"Kami sebagai mitra kerja TNI tentunya akan menyampaikan hal ini, sejak awal saya selalu menekankan kepada TNI dalam langkah dan kebijakan apapun kepada masyarakat haruslah melakukan pendekatan humanis bukan anarkis. Jadi adanya hal ini akan kami sampaikan semoga permasalahan ini terselesaikan dengan baik," pungkasnya.

Sebelumnya Oryza A. Wirawan wartawan Beritajatim.com menjadi korban penganiayaan suporter dan pemain Dharaka Sindo saat meliput pertandingan Persid Jember melawan Dharaka Sindo di stadion Jember Sport Garden, kemarin. [nes]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya