Berita

Foto/RMOL

Dunia

Ketika Wartawan Indonesia Disapa 'Selamat Pagi' Di Bangkok

SELASA, 19 JUNI 2018 | 03:32 WIB | LAPORAN:

Satu per satu penari naik ke atas panggung kemudian menyapa para wartawan dari delapan negara anggota komunitas ASEAN yang hadir mengikuti Program Kerja Kunjungan Confederation of Thai Journalists (CTJ) bersama Laos Journalists Association (LJA).

Masing-masing dari mereka menggunakan bahasa berbeda-beda sesuai pakaian dikenakan juga bendera yang dipegang.

Semisal seorang penari yang tampil dalam balutan busana khas salah satu daerah di Indonesia menyapa para undangan: 'Selamat Pagi'. Silih berganti dengan penari lainnya dipandu alunan musik dan tarian ala Thai.


Sawasdee ASEAN, demikian konsep pertunjukan yang disuguhkan saat upacara pembukaan CAJ-LJA Working Visit Program, Senin (18/6).

Konsep pertunjukan ini bertujuan memadukan hati semua anggota dari 10 negara komunitas ASEAN, ditambah Tiongkok ikut bergabung di dalamnya.

"Tahun ini merupakan tahun yang sangat penting buat kedua negara, Thailand dan Laos yang sama-sama fokus pariwisata.  Ketika Thailand merayakan Amazing Thailand Tourism Year,  teman kita bersebelahan Laos juga mereka punya Visit Laos Year," kata Presiden Confederation of ASEAN Journalists, Thepchai Yong dalam sambutan pembukanya.

Menurutnya, ini kesempatan baik buat para wartawan dari negara-negara ASEAN juga Tiongkok untuk melihat langsung pengalaman mengesankan dan keindahan kedua negara dalam satu perjalanan.  

"Kedua negara Thailand dan Laos memiliki keunikan sejarah dan budaya mereka masing-masing. Dan tentu saja,  dua negara ini juga punya tempat-tempat wisata membanggakan yang terkenal di dunia menanti untuk kalian kunjungi," ujar Thepchai yang juga mantan Presiden CTJ.

"Saya yakin kunjungan kalian di Thailand dan Laos akan menjadi pengalaman tak terlupakan," tambahnya.  

Program Kerja Kunjungan ini bagian kegiatan di bawah Rencana Aksi yang diadopsi oleh CAJ di mana Sidang Umumnya diadakan di Bangkok pada awal tahun 2018. Tujuannya membina kerja sama lebih erat di antara wartawan-wartawan sekaligus menciptakan pemahaman lebih baik di antara masyarakat regional. [nes]  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya