Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Emosi Dan Tidak Mau Dikoreksi

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengatakan Presiden Joko Widodo terlihat emosional dan tidak mau dikoreksi saat berbicara di Konvensi Nasional Galang Kemajuan (GK) Jokowi, di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu (7/4).

"Pidato di GK Jokowi keliatannya Pak Joko Widodo emosi dan tidak mau koreksi diri, serta banyak jawaban yang tidak masuk akal untuk menjawab masalah yang dihadapi negara saat ini," ujar Arief Poyuono, Minggu (8/4).

Jawabatan yang tidak masuk akal itu seperti utang negara, proyek pembangkit listrik, dan infrastruktur jalan tol.


Baca: Cara Jokowi Menghitung Utang Pakai Rumus Matematika Dari Mana?

Jokowi dalam pidatonya juga nyinyir terkait gerakan #GantiPresiden2019.

Menurut Arief Poyuono, gerakan itu kehendak yang ada di sebagaian besar masyarakat yang memang penghidupan ekonominya terus melorot ,dan susah cari nafkah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.

Susahnya kehidupan karena banyak hilang lapangan kerja yang sudah direbut asing, harga bahan pokok yang mahal, dan naiknya harga BBM dan tarif listrik.

"Jadi jangan emosi Kangmas Joko Widodo, sadar kalau apa yang dilakukan Kangmas Joko Widodo ternyata tidak sesuai dengan realisasinya," demikian Arief Poyuono. [rus]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya