Berita

KH. Syahid Marqum/RMOL

Politik

RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan Usulan PPP Didukung Kalangan Pesantren

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 07:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kalangan pesantren mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) soal Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren yang sekarang berubah nama menjadi RUU tentang Lembaga Pendidikan Keagamaan.

Pimpinan Pesantren Mawaridussalam KH. Syahid Marqum berterimakasih dan mengapresiasi PPP lewat perwakilannya di DPR yang sudah memperjuangankan RUU soal madrasah dan pesantren.

"Saya sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi ada parpol, PPP yang memperjuangkan ini," kata Buya sapaan akrabnya di sela-sela kunjungan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy di Pondok Pesantren Mawaridussalam, Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (7/4).


Jelas Buya, sudah tepat PPP sebagai parpol Islam tertua yang memotori dan memperjuangkan RUU soal madrasah dan pesantren tersebut.

"Inilah perjuangan esensial dalam kemajuan dunia pondok," terangnya.

RUU soal madrasah dan pesantren diusulkan Fraksi PPP saat pengajuan prolegnas prioritas 2015-2019 DPR. RUU ini diusulkan agar seluruh pendidikan berbasis agama terakomodasi. Pasalnya, selama ini pendidikan madrasah dan pesantren terkesan dianaktirikan. [rus]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya