Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Proyek Sepak Bola Untuk Persahabatan Anak-Anak Internasional Gazprom Debut Di Indonesia

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 08:51 WIB | LAPORAN:

Gazprom, mitra resmi FIFA dan Piala Dunia FIFA 2018, mengumumkan pembukaan Musim Keenam dari Sepakbola untuk Persahabatan (F4F) Proyek Sosial Anak Internasional.

Proyek ini telah diluncurkan di Indonesia untuk pertama kalinya. Tujuan dari program ini adalah untuk melibatkan generasi muda di seluruh dunia dalam mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan yang paling penting di antara teman-teman mereka, seperti persahabatan, kesetaraan, kedamaian dan penghormatan terhadap budaya dan kebangsaan yang berbeda.

Football for Friendship (F4F) Open Draw diadakan di Moskow. Program ini telah berkembang dari 64 negara di tahun 2017 menjadi 211 negara dan wilayah pada tahun 2018. 32 Tim Persahabatan Internasional dibentuk selama Undian Terbuka, serta memainkan peran untuk setiap Pemain Muda dari masing-masing negara (penjaga gawang, bek, gelandang atau pemain depan) ditentukan. 32 tim ini akan bertanding di Football for Friendship World Championship pada 12 Juni 2018.


Sesuai Undian Terbuka, duta besar muda dari Indonesia akan bermain sebagai "penjaga gawang" di Tim Persahabatan Internasional. Peristiwa akhir musim ini akan diadakan di Moskow, Rusia dari 8-15 Juni 2018.

Tim-tim tersebut diorganisir menggunakan prinsip "sepakbola untuk persahabatan" - atlet dari berbagai negara, jenis kelamin yang berbeda dan kemampuan fisik yang berbeda akan bermain dalam satu tim. Usia pemain adalah 12. Setiap Tim Persahabatan Internasional akan dilatih oleh Pelatih Muda - pemain sepak bola berusia 14-16 tahun dari berbagai negara. Lebih dari 5.000 media dari seluruh dunia akan mencakup acara-acara program, serta Pusat Pers Anak-Anak Internasional F4F, yang terdiri dari jurnalis berusia 12 tahun dari 211 negara dan wilayah. Pilihan peserta nasional yang akan menjadi Young Ambassadors of peace, persahabatan dan kesetaraan di negara mereka telah dimulai di seluruh dunia.
 
Sehari setelah Football for Friendship World Championship, Young Ambassadors akan bertemu di acara yang paling penting - Forum Sepak Bola Internasional Keenam untuk Persahabatan Anak-anak, di mana mereka akan membahas cara mempromosikan nilai-nilai kunci program di seluruh dunia

Selama International Friendship Camp, Pemain Muda di bawah bimbingan Pelatih Muda dan di bawah pengawasan pemain terkenal akan belajar nilai kunci F4F di Nine Values ​​School. PBB menganggap inisiatif ini sebagai program pendidikan yang unik.

Sebagai prakarsa ekologi Sepakbola untuk Persahabatan, semua 32 Tim Persahabatan Internasional dinamai setelah hewan yang terancam dari semua benua di dunia.

"Musim ke-6 dari program sosial anak-anak Internasional, Football for Friendship, secara resmi terbuka. Tahun ini, F4F didukung oleh 211 negara dan wilayah! Untuk pertama kalinya, atlet muda dari seluruh penjuru dunia tempat sepak bola dimainkan akan bertemu di bidang yang sama. Kita hidup di zaman di mana orang-orang di seluruh dunia berusaha untuk bersatu di balik prinsip kesetaraan dan saling menghormati satu sama lain. Proyek ini merupakan elemen penting dalam proses ini. Sepak bola untuk Persahabatan memberi kesempatan itu kepada semua orang," kata Ketua Dewan Direksi PJSC Gazprom Viktor Zubkov seperti keterangan yang diterima redaksi. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya