Berita

Nusantara

Gertam Cabai, Cara Palembang Tekan Inflasi

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 22:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam menekan angka inflasi yang terjadi. Utamanya dalam menghadapi inflasi yang diakibatkan beberapa kebutuhan pokok.

Di Kota Palembang, ada kegiatan bernama gerakan tanam (Gertam) cabai yang dilakukan pemerintah kota sebagai solusi mengurangi inflasi. Kegiatan itu mulai dilakukan pada hari ini, Kamis (5/4).

"Sejak tahun 2016, Gertam Cabai menjadi langkah Pemerintah untuk mengatasi inflasi disetiap daerah. Bahkan, program Urban Farming menjadi program rutin yang dilaksanakan Pemkot Palembang bekerjasama dengan Bank Indonesia," terangnya seperti dikutip RMOL Sumsel.


Dalam acara ini, Pemkot Palembang kembali memberikan sebanyak 6.000 polibek benih cabai yang dibagikan untuk ratusan rumah tangga di kawasan Gandus, melalui kelompok tani dan wanita tani.

"Hari ini adalah kegiatan simbolis, ke depan seluruh masyarakat di Kota Palembang dapat mengaplikasikannya secara mandiri di lingkungan rumahnya masing-masing," imbuhnya.

Kepala Dinas KPP Kota Palembang, Sayuti menerangkan bahwa kegitan Gertam Cabai juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya untuk mengembangkan pertanian di Palembang.

"Hari ini secara simbolis Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib juga memberikan bantuan benih padi, pupuk, itik dan alat pertanian," ulasnya.

Benih padi dan pupuknya diberikan untuk penananam di lahan seluas 660 hektar. Sementara 1126 ekor itik diberikan untuk kelompok tani peternakan serta ada traktor roda empat, dua unit motor kaisar dan empat multivator untuk pengolahan lahan yang diberikan kepada balai penyuluhan pertanian,

"Melalui kegiatan ini kita berharap agar bantuan ini dapat terus berkesinambungan, sehingga masyarakat dapat terus melakukan pembiakan baik itik dan cabai serta tanaman lainnya untuk keperluan mereka," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya