Berita

Nusantara

Sandi: Jangan Arogan, Harus Ada Toleransi

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 19:55 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno bakal menginstruksikan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI untuk menegakan Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang Transportasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Para aparat Dishub, kata dia, tak boleh berlaku arogan. Terlebih masyakarat Jakarta sesungguhnya belum mengetahui secara pasti aturan dalam Perda tersebut.

Sandi mengungkapkan ini menanggapi video aktivis Ratna Sarumpaet yang tak terima mobilnya diderek oleh Dishub.


"Kita harus melakukan penegasan kepada para petugas untuk ikut SOP saja," kata pria yang akrab disapa Sandi ini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).

Hal itu karena diakui politisi Partai Gerindra ini bahwa tidak sedikit oknum Dishub yang berlaku sporadis dengan langsung melakukan tindakan menderek mobil warga yang melanggar.

"Kita tidak boleh arogan. Kita beri penerangan dan seandainya dipindahkan pada saat itu juga oleh pemilik mobil, mustinya ada toleransi," ujar Sandi.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya