Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Bakal Proses Pemberi Bocoran UNBK

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 15:47 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan akan memproses pihak-pihak yang membocorkan kunci jawaban dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini.

“Iya itu bisa diproses, saya nanti periksa tapi itu,” ujarnya menanggapi temuan Ombudsman RI soal kebocoran kunci jawaban UNBK di Musrembang, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (5/5).

Anies menjelaskan, program UNBK sendiri sudah dibuat sedemikian rupa agar kebocoran kunci jawaban bisa diminimalisir dan mempercepat proses koreksi. Sebab, program ini telah ada semenjak dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.


"Mengapa dulu ketika saya bertugas di Kementerian Pendidilan kami memulai UNBK, karena dengan ujian berbasis komputer itu maka kompetensi masalah-masalah soal kebocoran itu bisa dihindari," ujar Anies

Anies mengingatkan kepada pihak-pihak yang mencoba menyebarkan jawaban untuk tidak melakukan hal tersebut. Sebab, hal itu dapat merugikan dari segi siswa dan sekolahnya sendiri.

"Ujian nasional ini hasil belajar anak-anak sesuai dengan kenyataanya, jadi jangan coba-coba membocorkan. Kasihan mereka sudah belajar," tambah Anies.

UNBK sendiri sudah dimulai Senin (2/4) sampai Kamis (5/4). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia yang pertama kali melaksanakan sisten UNBK. Lalu, seminggu berikutnya baru SMA. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya