Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Inilah Daerah Rawan Penyebaran Informasi Hoax Versi Polisi

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 02:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Nusantara, Irjen Pol Gatot Edi Pramono mengatakan sedikitnya ada 11 daerah yang rawan penyebaran berita bohong alias hoax di sosial media.

Oleh sebab itu, pihaknya melalui Polda setempat bakal menggandeng Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk memberikan pemahaman lebih tentang literasi digital.

"Ada 11 polda nanti kita akan koordinasi dengan Kominfo adakan literasi digital kepada para Babinkamtibmas. Kemudian Babinkamtibmas nanti akan sampaikan ke masyarakat," kata Gatot di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/4).


Selebelas daerah itu antara lain, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jawa Barat, JawaTengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Papua. Hal ini disimpulkan oleh Gatot berkat dari patroli siber yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Ternyata banyak menyampaikan berita hoax. Kita kan gak buat data kuantitatif. Tapi di daerah-daerah ini ada. Kita memberikan pencerahan ke masyarakat," ujarnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya