Berita

Taufik Kurniawan/Net

Politik

Pimpinan DPR Minta Sukmawati Tidak Singgung Syariat Islam Lagi

SENIN, 02 APRIL 2018 | 13:05 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Sukmawati Soekarnoputri seharusnya tidak menyinggung hal-hal yang sensitif di masyarakat.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menanggapi puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri di acara Indonesian Fashion Week, Kamis (29/3) lalu.

Puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang merupakan karya Sukmawati itu dinilai telah menyudutkan syariat Islam, cadar dan juga suara adzan.


"Itu begini ya, kalau menurut saya, apapun terkait dengan syariah agama, tidak boleh menyinggung-nyinggung seperti itu. Sebab, pasti ada yang tersinggung, tidak terima, bisa-bisa nanti situasinya jadi konflik," ujar Taufik Kurniawan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Wakil Ketua Umum DPP PAN ini mengingatkan agar karya yang ada di negeri ini harus bersifat menghargai dan menjunjung tinggi kebhinekaan.

"Ini yang tidak boleh terjadi, kita harus menjaga kebhinekaan. Janganlah menyinggung-nyinggung, kita harus menghargai," imbuhnya.

Dia meminta Sukmawati untuk merenungkan insiden ini. Sehingga, ke depan saat berkarya Sukma tidak lagi menyinggung masalah umat, karena itu bisa berpotensi menimbulkan konflik.

"Ke depannya untuk Ibu Sukmawati untuk lebih berhati-hati dalam berkarya. Sekarang ini semuanya sangat rentan sekali, banyak media-media yang sangat mempengaruhi. Sekarang satu orang ngomong seluruh dunia tahu, ini kan resiko," paparnya. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya