Berita

Nusantara

DPRD Lombok Barat Perlu Bangun Rute Advokasi

JUMAT, 09 MARET 2018 | 21:16 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan tentang perlunya memperkuat lembaga legislatif agar bisa memperjuangkan aspirasi rakyat. Pasalnya, pihak yang langsung berjanji dan berhubungan dengan masayarakat adalah anggota legislatif.

Hal ini disampaikan Fahri Hamzah saat menerima delegasi anggota DPRD Lombok Barat, di ruang kernya kantai empat Gedung Nusantara III, DPR, Jumat (9/3). Untuk itu, pihaknya memandang perlu DPRD membangun rute advokasi  sejak awal terpilihnya kepala daerah.

"Selama 5 tahun ia hendak melakukan apa. Agenda 5 tahun itu dibantu lobi, misalnya oleh DPRD melalui jalur masing-masing," ucap anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) itu lagi.


Karena, lanjut politisi dari PKS itu, jangan sampai programnya dadakan tapi harus terkonsep dalam perencanaan yang matang. Semua anggota DPR dan DPRD bisa menjadi semacam armada lobi.

"Jadi akan jelas, mana program yang dibiayai pusat, provinsi dan kabupaten," tambah Fahri Hamzah.

Dalam kesempatan itu, pimpinan rombongan DPRD Lombok Barat, Sulhan Muhlis menyampaikan maksud kedatangan mereka ke DPR RI adalah dalam rangka konsultasi untuk meningkatkan APBD Kabupaten Lombok Barat.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat ini mengatakan, saat ini permasalahan Kabupaten Lombok Barat sangatpelik salah satunya soal anggaran, sehingga perlu meminta masukan terkait mekanisme penganggaran di pusat.

"Karena sering sekali dana transfer masuk belakangan sehabis APBD ketuk palu," keluhnya.

Selain itu, Sulhan juga mempertanyakan bagaimana mekanisme membangun jaringan kemitraan antara DPR Pusat dengan DPRD kabupaten dalam sukseskan pembangunan daerah.

Bahkan Sulhan juga mempertanyakan, terbitnya Peraturan Menteri Agama Nomor 58/2017 tentang Kepala Madrasah.

"Pasalnya 60 persen madrasah terancam tidak bisa menerima honor mendapatkan tunjangan fungsional. Bagaimana mensiasatinya," katanya.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya