Berita

Erdogan/Net

Dunia

Lewat Telepon, Rouhani Ajak Erdogan Cegah Bencana Kemanusiaan Ghouta Timur

KAMIS, 08 MARET 2018 | 14:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Iran Hassan Rouhani menggelar percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pekan ini untuk membahas permasalahan di Ghouta Timur Suriah.

Dalam percakapan itu, Rouhani mengatakan bahwa upaya harus dipusatkan pada pelaksanaan gencatan senjata yang berkelanjutan di Suriah dan mencegah bencana kemanusiaan di wilayah Ghouta Timur.

"Kami harus mencegah bencana kemanusiaan terjadi di Ghouta Timur. Teheran dan Ankara harus menanggung tanggung jawab besar untuk menyelamatkan orang-orang Suriah, terutama di Ghouta Timur," kata Rouhani seperti dimuat Press TV.


Dia lebih lanjut meminta Turki untuk menggunakan pengaruhnya demi mencegah teroris meluncurkan serangan mortir ke Damaskus. Rouhani menegaskan bahwa menyerang ibukota sebuah negara merupakan masalah serius bagi pemerintah manapun.

Diketahui bahwa Ghouta Timur, daerah yang terkepung di pinggiran kota Damaskus, yang merupakan rumah bagi sekitar 400.000 orang, telah menyaksikan kekerasan mematikan selama beberapa minggu terakhir karena teroris Takfiri meluncurkan serangan mortir ke ibu kota Suriah dalam menghadapi kekalahan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya