Berita

Rilis Para Tersangka MCA/Net

Hukum

Kasatgas Nusantara: Motif MCA Untuk Memecah Belah Bangsa

SENIN, 05 MARET 2018 | 15:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasatgas Nusantara Irjen Gatot Eddy Pramono menjelaskan motif kelompok Muslim Cyber Army (MCA) dalam menyebarkan berita palsu atau hoax di media sosial untuk memecah belah negara.

Menurutnya, dari informasi hoax tersebut muncul keresahan dan ketakutan masyarakat yang menimbulkan konflik sosial.

"Ini bisa memecah belah bangsa dan menimbulkan konflik sosial sehingga ada opini pemerintah tidak bisa berbuat apa apa, kata Gatot kepada wartawan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/3).


Lebih lanjut Gatot menjelaskan kelompok ini bekerja dengan cara yang tersruktur dan terencana, bahkan isu yang mereka mainkan di sosial media sangat massif.

"Kami menemukan koneksi antara peristiwa satu dengan yang lain. Seperti didesain ada peristiwa penyerangan terhadap ulama," ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian telah membekuk enam pelaku dari kelompok MCA. Mereka adalh Muhammad Lutfi (40), Rizki Surya Darma (34); Ramdani Saputa (39), Yuspiadin (23), Ronny Sutrisno (40) dan Tara Arsih Wijayani (40).

Keenamnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan atau Pasal Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau pasal 33 UU ITE. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya