Berita

Kedubes AS/Reuters

Dunia

AS Pastikan Pemangkasan Staff Kedubes Di Havana Bersifat Permanen

SABTU, 03 MARET 2018 | 12:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat memutuskan untuk memangkas jumlah staf di Kedutaan Besarnya di Havana Kuba secara permanen.

Pemangkasan sekitar dua per tiga jumlah staf Kedubes Amerika Serikat di Havana sendiri sebenarnya telah ditetapkan September tahun lalu pasca serentetan insiden kesehatan yang diduga dialami para diplomatnya.

Namun pemerintah baru menetapkan bahwa pemangkasan jumlah staf itu akan bersifat permanen pekan ini.


Secara hukum, Departemen Luar Negeri diminta untuk memutuskan apakah akan mengirim diplomat kembali enam bulan setelah pemberangkatan yang diperintahkan, dan batas akhir keputusan tersebut berakhir akhir pekan ini.

"Kedubes akan terus beroperasi dengan personil minimum yang diperlukan untuk melakukan fungsi inti diplomatik dan konsuler, serupa dengan tingkat kepegawaian darurat yang dipelihara selama keberangkatan yang diperintahkan," kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Reuters.

Kedubes sekarang akan beroperasi sebagai pos tanpa pendamping, yang berarti diplomat tidak akan diizinkan untuk pindah ke sana bersama anggota keluarga.

Departemen tersebut juga memperbarui peringatan perjalanannya di Kuba pada hari Jumat, dengan mengatakan bahwa pelancong Amerika Serikat dapat menghadapi risiko serangan kesehatan misterius bila berkunjung ke Kuba.

Bukan hanya memangkas jumlah staf di Kuba, pemerintah Amerika Serikat juga mengusir 17 diplomat Kuba yang ditempatkan di Amerika Serikat. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya