Berita

Korea Utara/Net

Dunia

Korut Bantah Ada Kerjasama Komponen Senjata Nuklir Dengan Suriah

JUMAT, 02 MARET 2018 | 10:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara membantah laporan yang menyebut bahwa pihaknya bekerjasama dengan Suriah mengenai senjata kimia.

Dalam sebuah keterangan yang dirilis jelang akhir pekan ini melalui saluran berita resminya, KCNA, Korea Utara menyebut bahwa tudingan semacam itu merupakan rekayasa dari Amerika Serikat untuk menekan negara tersebut.

Tuduhan semacam itu, menurut pemerintah Korea Utara, merupakan hal yang tidak masuk akal.


"Seperti yang telah kami katakan dengan jelas beberapa kali, republik kami tidak mengembangkan, memproduksi dan menimbun senjata kimia dan menentang senjata kimia itu sendiri," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam keterangan tersbeut seperti dimuat ulang Reuters.

Pernyataan itu dikeluarkan sebagai tanggapan atas tuduhan yang dilayangkan oleh Robert Wood, Duta Besar Perlucutan Senjata Amerika Serikat untuk Konferensi Perlucutan Senjata, yang mengatakan pada hari Rabu (28/2) bahwa telah ada sejarah hubungan antara Korea Utara dan Suriah terkait dengan aktivitas rudal, komponen senjata kimia.

Dua pengiriman Korea Utara ke sebuah badan pemerintah Suriah yang bertanggung jawab atas program senjata kimia negara tersebut dicegat dalam enam bulan terakhir. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya