Berita

Dunia

Jadwal Pemilu Presiden Venezuela Diundur

JUMAT, 02 MARET 2018 | 07:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilihan presiden awal di Venezuela yang semula dijadwalkan akan digelar pada 22 April mendatang terpaksa diundur selama satu bulan.

Hal itu dipastikan oleh Dewan Pemilihan Nasional (CNE) Venezuela pekan ini.

CNE mengatakan bahwa pemilu tersebut akan digelar di paruh kedua bulan Mei. Namun belum ada tanggal resmi yang dirilis.


Langkah tersebut dilakukan setelah sebuah kesepakatan dicapai antara pemerintah dan sejumlah kecil partai oposisi.

Dalam pemilu tersebut, Presiden Nicolas Maduro kembali maju sebagai capres untuk masa jabatan kedua.

Kepala dewan pemilihan, Tibisay Lucena, juga mengumumkan bahwa pemerintah telah menyetujui jaminan pemilihan untuk pemilihan yang akan datang dengan sejumlah partai oposisi.

Secara tradisional, pemilihan presiden diadakan di Venezuela pada bulan Desember. Namun pada bulan Februari CNE mengumumkan bahwa mereka akan diajukan ke 22 April.

Keputusan tersebut secara luas ditafsirkan oleh kritik pemerintah sebagai upaya untuk menggerakkan koalisi oposisi yang sangat terpecah dan melemparkannya ke dalam kekacauan.

Hal ini terjadi di tengah krisis ekonomi dan politik yang memburuk yang menyebabkan banyak orang Venezuela kekurangan gizi dan menyebabkan ratusan ribu orang untuk melarikan diri dari negara tersebut.

Langkah ini juga memicu kritik internasional, dengan Argentina, Brasil, Cile, Kolombia, Meksiko dan Perumenolak pemilihan awal dan beberapa negara memperingatkan bahwa mereka tidak akan mengakui hasilnya. [mel]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya