Berita

Net

Hukum

Mirwan Amir Klaim Tidak Pernah Titip Pengusaha Ke Andi Narogong

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 13:02 WIB | LAPORAN:

Meski pernah berjumpa di ruang kerja Setya Novanto dengan Andi Agustinus pada 2009, mantan Wakil Ketua Banggar DPR RI Mirwan Amir tetap mengklaim tak pernah mengenal pria yang tenar dengan panggilan Andi Narogong itu.

"Saya tidak kenal yang namanya Andi, saya tidak tahu yang namanya Andi," jelas dia saat bersaksi untuk terdakwa Novanto dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/1).

Mirwan yang kini menjadi ketua DPP Partai Hanura itu juga membantah pernah mengenalkan rekannya Yusnan Solihin kepada Andi Narogong untuk ikut proyek pengadaan KTP-el.


Mirwan cuma bilang, ke ruangan Novanto menanyakan proyek KTP-el karena Yusnan bertanya soal proyek yang nilainya triliunan rupiah tersebut.

"Karena pak Yusnan tanya sama saya. Sebagai teman, saya coba menanyakan hal ini cuma terdakwa (Novanto) tidak ada. Belum ada masalah program e-KTP, akan rencana iya," paparnya.

Mirwan juga membantah telah menerima uang dari proyek KTP-el sebesar USD 1,2 juta. Dia mengaku tidak pernah menerima uang panas proyek yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu.

"Tidak pernah (menerima uang dari proyek e-KTP)," kata dia.

Dalam surat dakwaan Novanto, Mirwan disebut dikenalkan kepada Andi Narogong ketika bertemu di ruang kerja mantan ketua umum Partai Golkar itu.

Setelah diperkenalkan, Mirwan kemudian mengarahkan Andi untuk berkoordinasi dengan Yusnan Solihin. Arahan Mirwan kemudian ditindaklanjuti Andi dengan beberapa kali melakukan pertemuan dengan Yusnan, Aditya Suroso, dan Ignatius Mulyono di Tebet Indrayana Square (TIS). [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya