Berita

Net

Hukum

Anggota Brimob Tembak Kader Gerindra, Wakapolri: Dia Membela Diri

RABU, 24 JANUARI 2018 | 16:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL. Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan anggota Brimob yang menembak kader Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor di parkiran Lipps Club Bogor, Sabtu lalu, adalah upaya membela diri.

"Dia dikeroyok, dia membela diri," kata Wakapolri di sela-sela Rapim Polri di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (24/1).

Walaupun dalam rangka membela diri, Wakapolri belum bisa menyimpulkan apakah Brigadir Satu (Briptu) Achmad Riidho dapat dipidana, pasalnya penyelidikan dan investigasi masih dilakukan.


"Tapi dilihat penyelidikannya gak bisa disimpulkan dulu, statusnya dalam investigasi," tandasnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Komandan Korps Brimob Mabes Polri, Brigjen Rudy Sufahriadi enggan berkomentar soal anak buahnya, pasalnya mantan Kasatgas Operasi Tinombala itu masih menunggu hasil penyelidikan.

"Saya masih nunggu penyelidikan," ucapnya.

Begitupun saat disinggung apakah setiap personel Brimob selalu memegang senjata dimanapun berada, karena pada saat kejadian, Briptu Ridho diduga habis menginjungi tpat hiburan malam Lipps Club Bogor.

"Tergantung tugas dan fungsinya anggota ya, jadi saya belum bisa ngomong," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya