Berita

Hukum

KPK Tak Berani Konfrontir Fredrich Dengan Istri Novanto

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 19:48 WIB | LAPORAN:

Advokat Fredrich Yunadi menantang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfrontir dirinya dengan Deisti Astriani Tagor, istri mantan Ketua DPR, Setya Novanto dalam pemeriksaan yang berlangsung, Senin (22/1).

Hal itu diutarakan Fredrich usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, beberapa saat tadi.

Tantangan tersebut diutarakan Fredrich saat berada di ruang pemeriksaan. Kebetulan, Deisti hari ini juga menjalani pemeriksaan di kasus yang sama, namun dalam kapasitas sebagai saksi.


"Enggak. Mereka enggak berani konfrontir. Saya tantang konfrontir enggak ada yang berani," jelasnya.

Selebihnya, Fredrich Yunadi menyesalkan langkah tim KPK saat melakukan penggeledahan di kantornya, Kawasan Benhil, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Fredrich tegaskan, KPK menyalahi prosedur dalam melakukan penyitaan barang bukti. Banyak barang bukti yang tidak berkaitan dengan perkara merintangi penyidikan skandal korupsi e-KTP, ikut diamankan penyidik saat penggeledahan tersebut.

"Masa saya surat permohonan ke Presiden Jokowi yang dilakukan pak SN diambil. Surat kuasa yang ke MK yang mengajukan gugatan diambil. Gugatan saya permohonan ke MK diambil. Semua diambil. Kartu peradi diambil," terang dia.

"Apalagi jangan-jangan surat nikah juga diambil sekalian," demikian Fredrich.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya