Berita

TKP Pembunuhan/net

Hukum

Pembunuh Sopir Taksi Online Di Semarang Lebih Dari Satu Orang

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 18:10 WIB

Pelaku pembunuhan Deny Setyawan (25) driver online Grab diperkirakan lebih dari satu orang.

Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji usai memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mobil korban di jalan Hos Cokroaminoto, Semarang, Senin (22/1).

"Diperkirakan pembunuhnya lebih dari satu orang," tegas Abi.


Dugaan tersebut kata Abi terlihat dari posisi saat membunuh korban. Posisi duduk pelaku satu orang duduk di samping sopir dan lainnya duduk di bagian belakang sopir. Pelaku yang berada di depan diduga berperan untuk mengalihkan perhatian korban.

"Pelaku lain duduk di belakang yang mengeksekusi korban," imbuh Abi.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Grand Livina milik driver Grab, Deny Setyawan (25) yang jadi korban pembunuhan di Kawasan Sambiroto, Tembalang, Sabtu (20/1) malam, telah ditemukan.

Mobil berplat nomor H 8849 D itu ditemukan terparkir di jalan Hos Cokroaminoto I/39 yang merupakan komplek perumahan TNI. (Imam/RMOL Jateng/san)

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya