Berita

Deddy Mizwar/net

Hukum

Deddy Mizwar, Cagub Jabar Terkaya Versi KPK

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 17:51 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menerima laporan harta kekayaan dari calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak 2018. Termasuk, sejumlah calon yang berlaga di Pilkada Jawa Barat.

Lalu berapa total harta yang dilaporkan para cakada di Jawa Barat tersebut?

Berdasarkan penelusuran dari laman acch.kpk.go.id, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar berada di posisi puncak, dengan harta kekayaan sekitar Rp 36.009.603.466.


Di bawah Deddy, ada calon Gubernur yang diusung PKS dan Gerindra, Sudrajat. Disebutkan harta yang dilaporkannya sebesar Rp 22.037.556.460.

Ridwan Kamil ada di bawah Sudrajat. Wali Kota Bandug itu tercatat memiliki harta Rp 13.305.083.657. Menyusul Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanuddin dengan  harta Rp Rp 11.980.743.012.

Sementara wakil Kang TB, Anton Charliyan memiliki harta Rp 29.049.224.450. Sementara Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang mendampingi Deddy Mizwar mengklaim memiliki harta kekayaan senilai Rp 6.153.682.991.

Terakhir, Bupati Tasikmalaya yang mendampingi Ridwan Kamil, Uu Ruzhanul Ulum melaporkan harta Rp 2.994.188.614 dan Wakil Wali Kota Bekasi yang mendampingi Sudrajat, Akhmad Syaikhu 2.050.144.684. [san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya