Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Charles Beli Porsche Dan Ruko Dari Duit Johanes Marliem

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 15:57 WIB | LAPORAN:

Johanes Marliem ternyata pernah memberikan uang 800 ribu dolar AS kepada bekas Country Manager HP Enterprise Services, Charles Sutanto Ekapradja. Uang diterima Charles lewat Biomorf, perusahaan penyedia produk biometrik dalam proyek KTP-el.

Di hadapan persidangan, Charles mengaku mendapatkan uang tersebut karena pernah membantu Johanes Marliem selama hampir satu tahun.

Sejak awal, perusahaan Charles selaku penyedia software merek HP berupaya mengoneksikan produk biometrik merek L-1 yang dimiliki oleh Biomorf. Tapi, belakangan proses kerja sama tersebut batal.


Johanes Marliem akhirnya mengajak Charles untuk membuat software buatan sendiri. Gayung bersambut, Charles lalu menjadi konsultan pembuatan program untuk mengoneksikan produk L-1. Misalnya, menentukan quality control, manual dan pelatihan.

"Kami memberikan beberapa rekomendasi, secara infrastruktur apa yang seharusnya dilakukan untuk adaptasi," urai Charles saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1).

Dia menambahkan, uang pemberian Johanes Marliem kemudian oleh Charles dibelikan satu unit mobil Porsche seharga Rp 2,8 miliar dan membeli ruko di Kelapa Gading.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya