Berita

Hukum

Polri Janji Tindak Tegas Brimob Penembak Kader Gerindra

MINGGU, 21 JANUARI 2018 | 19:28 WIB | LAPORAN:

Kepolisian memastikan bakal menindak tegas Briptu AR, oknum anggota Brimob yang menembak mati kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor.

"Terkait peristiwa insiden penembakan di Bogor, saya sampaikan Polri akan proses hukum siapapun yang bersalah," ujar Kepala Biro Penmas Divhumas Polri Brigjen M. Iqbal kepada wartawan, Minggu (21/1).

Menurutnya, insiden itu murni merupakan masalah perorangan, dan tidak menyangkut institusi.


"Ini permasalahan pribadi perorangan bukan institusi," kata Iqbal.

Untuk itu, jajaran Polri juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya kader Gerindra tersebut.

"Tentunya kami sangat prihatin, dan kami menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum," demikian Iqbal.
 
Pada Sabtu dini hari (20/1), Fernando ditembak mati di area parkir tempat hiburan malam Lipps Club Bogor, Jalan Sukasari, Bogor.

Dada Fernando yang merupakan pengawal pribadi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ditembus timah panas dari senjata jenis Blok 17 milik Briptu AR. Insiden tersebut diduga akibat kesalahpahaman. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya