Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

PILKADA SERENTAK 2018

Inilah 10 Calon Kepala Daerah Terkaya Versi KPK

MINGGU, 21 JANUARI 2018 | 16:47 WIB | LAPORAN:

Sejauh ini sudah ada sekitar 1.155 bakal calon kepala daerah yang telah melaporkan hartanya ke bagian Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu sebagaimana disebutkan dalam laman acch.kpk.go.id yang diakses Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/1).

Jumlah tersebut merupakan 91 persen dari total keseluruhan bakal calon kepala daerah yang nantinya akan maju di Pilkada 2018.


Dari 1.155 orang yang telah melaporkan kekayaannya ke KPK, 10 orang diantaranya masuk ke dalam daftar 10 bakal calon kepala daerah terkaya di Pilkada 2018.

Berikut daftar lengkapnya:

Pertama, Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus-Calon Wakil Gubernur Sumut dengan nilai kekayaan mencapai Rp350.887.340.551,00

Kedua, Andi Ikhzan Abd Muthalib-Calon Walikota Palopo dengan nilai kekayaan mencapai Rp205.149.000.000,00

Ketiga, Andi Muhammad Nurdin Halid-Calon Gubernur Sulawesi Selatan dengan nilai kekayaan mencapai Rp167.689.362.322,00

Keempat, Arsyadjuliandi Rachman-Calon Gubernur Riau dengan nilai kekayaan mencapai Rp149.470.468.326,00

Kelima, Terbit Rencana Perangin Angin-Calon Bupati dengan kekayaan mencapai Rp95.153.681.298,00

Keenam, Novi Rachman-Calon Bupati Nganjuk dengan nilai kekayaan mencapai Rp94.148.193.957,00

Ketujuh, LGM Ali Wira Sakti-Cawagub NTB dengan nilai kekayaan mencapai Rp93.382.911.928,00
 
Kedelapan, Pande Istri Maharani Primadewi-Cawabup Gianyar dengan nilai kekayaan mencapai Rp90.882.145.770,00

Kesembilan, Tondi Roni Tua-Calon Bupati Padang Lawas dengan nilai kekayaan mencapai Rp82.498.350.000,00

Kesepuluh, Yudha Pratomo-Cawagub Sumatera Selatan dengan nilai kekayaan mencapai Rp82.260.061.269,00. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya