Berita

Foto: M. Aji Surya

Dunia

Perusahaan Negeri Ginseng Siap Invest Rp 330 M Di Karawang

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 09:34 WIB | LAPORAN:

Sudah makin banyak perusahaan Korea Selatan investasi di Indonesia. Kini, perusahaan bahan sepatu papan atas siap bangun pabriknya tahun 2018.

PT Dong-Jin Textile Indonesia, perusahaan PMA 100 persen asal Korsel, akan mulai produksi tekstil bahan sepatu 'sneakers' di Karawang, Jawa Barat, mulai awal tahun 2019.
Dengan rencana investasi sekitar Rp 330 miliar, perusahaan ini tahun depan bergegas pembangunan pabriknya kawasan industri di Karawang. Nantinya pabrik tersebut akan mempekerjakan 500-an orang karyawan.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden dan pemilik Dong-Jin Textile Co., LTD, Choi Woo-Chui, dalam kunjunga Dubes Umar Hadi ke kantornya di kota Busan, Korea Selatan, kemarin (Rabu, 23/8). Keduanya bersama tim membahas cara-cara pengembagan usaha Dong-jin Textie di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden dan pemilik Dong-Jin Textile Co., LTD, Choi Woo-Chui, dalam kunjunga Dubes Umar Hadi ke kantornya di kota Busan, Korea Selatan, kemarin (Rabu, 23/8). Keduanya bersama tim membahas cara-cara pengembagan usaha Dong-jin Textie di Indonesia.

Dubes Umar Hadi menyampaikan concern terhadap investasi dari Korea Selatan yang tidak hanya menyerap banyak tenaga kerja juga sebagai substitusi impor yang sekaligus menambah komoditas ekspor.

"KBRI Seoul akan membantu menghubungkan perusahaan dengan lembaga-lembaga pendidikan seperti SMK dan Sekolah Tinggi Tekstil di Indonesia agar bisa mulai merekrut tenaga-tenaga terampil," kata Dubes RI untuk Korsel, Umar Hadi.

Pimpinan Dong-Jin menjelaskan bahwa pabriknya di Karawang akan menjadi fasilitas produksi ke-empat di luar Korea Selatan. Sebelumnya, tiga pabrik sudah dibangun dan berproduksi di Vietnam.

Produk Dong-Jin adalah tekstil sintetis bahan sepatu 'sneakers' yang sebagian besar menjadi pasokan bagi merek terkenal seperti Nike dan Adidas. Tekstil produksinya dikenal berkualitas tinggi, ringan, dan nyaman di kaki (breathable). Teknologi tinggi diterapkan baik dalam desain produk maupun proses produksinya.

Pabrik yang akan didirikan di Karawang akan menerapkan standar teknologi yang sama dengan di Korea Selatan, termasuk dalam soal pengolahan limbah. Jadi aman untuk lingkungan.

Pada kesempatan kunjungan ke pabrik Dong-Jin itu, Dubes Umar diperkenalkan kepada delapan orang TKI yang bekerja di sana.

Imam, 27 tahun, asal Ngawi, yang sudah bekerja hampir dua tahun, mengatakan bahwa meskipun kerjanya berat, dia merasa senang karena gaji cukup besar, dapat kamar asrama di lokasi pabrik dan dapat makan tiga kali sehari.

"Kami tidak ada keluhan apa pun Pak," kata Imam kepada Dubes Umar.

Dubes Umar Hadi berpesan agar Imam dan kawan-kawan menjaga kesehatan dan disiplin dalam hal keselamatan kerja.

"Setelah bekerja di sini sesuai kontraknya, adik-adik harus bisa pulang ke kampung halaman dengan badan sehat, pengalaman kerja, dan tabungan banyak, sehingga bisa buka usaha sendiri nantinya," pesan sang Dubes.

Saat ini, terdapat sekitar 2 ribuan perusahaan Korea Selatan beroperasi di Indonesia. Pada saat yang sama, 36 ribu pendulang devisa Indonesia bekerja di berbagai perusahaan di negeri ginseng.[wid]







Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya