Berita

Andan Pandu Praja/net

Hukum

Yulianis Ungkap Ada Uang Untuk Adnan Pandu Praja

SENIN, 24 JULI 2017 | 18:55 WIB | LAPORAN:

Mantan anak buah Nazaruddin di perusahaan Permai Group, Yulianis mengungkapkan salah satu koleganya yang juga bekerja di perusahaan yang sama, Minarsih, pernah bertemu dengan salah satu Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika itu, Adnan Pandu Praja.

Dalam pertemuan itu, kata dia Minarsih pernah memberikan uang senilai Rp1 miliar.

"Kalau saya, saya tidak pernah dipergunakan Nazarudin untuk menyuap pihak ketiga. Karena pekerjaan saya murni di belakang meja. Tapi teman-teman saya seperti Ibu Minarsih, Ibu Minarsih pernah memberikan uang ke komisioner KPK," ungkapnya dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Pansus KPK di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (24/7)


Mendengar pengakuan Yulianis, Wakil Ketua Pansus KPK dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu pun memastikan dan meminta dia untuk mengulang pengakuannya.

"Sebentar bu. Keterangan ini dibawah sumpah. Dan yang saya tahu selama ini, KPK itu bersih. Tolong diulang, pernah memberikan uang kepada siapa?" Tanya Masinton.

"Iya Pak. Bapak Adnan Pandu ‎Praja," jawab Yulianis.

Meski demikian, Yulianis enggan merinci untuk apakah uang itu diberikan. Dia memilih Pansus KPK mendengar keterangan terkait itu dari mulut Minarsih.

"Apakah keterangan ibu bisa dipertanggungjawabkan? Baik dibawah sumpah atau secara hukum," tanya Masinton lagi.

Mendengar itu, Yulianis menjawab mantap. Dia bahkan menyebut nama salah satu pengacara kondang. Informasi itu kata dia dia dapatkan langsung dari Minarsih.

"Saksi untuk pemberian uang‎ ke komisoner KPK itu Minarsih dan Marisi Matondang dan yang memfasilitasi itu semua adalah Ibu Elsa Syarief. Kejadianya di kantornya ibu Syarief. Di ruangan itu ada minarsih, elsa syarief, Hasyim (adiknya nazar) dan Pak Pandu sendiri," jawab Yulianis lagi.

Seakan tak puas, Masinton kembali memastikan bahwa Adnan Pandu Praja merupakan komisioner KPK periode Desember 2011 hingga Desember 2015. Dimana pada saat itu, dia menjabat bersama Bambang Widjajanto, Busryo Mukodas, Johan Budi, dan Indriarto Seno Aji.

"Maaf Pak, masalah Pak Adnan Pandu ini saya sudah lapor ke KPK," tegas Yulianis.

Masinton pun mengusulkan ke forum untuk melakukan pemanggilan terhadap Minarsih, sesuai dengan keterangan Yulianis.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya