Berita

OSO (tengah)

Politik

Hanura: OSO Sah Jadi Ketua DPD, Jangan Dibesar-Besarkan Lagi

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 19:47 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO telah sah menjadi ketua DPD, sehingga tidak perlu diributkan.

"Kalau melanggar aturan, mana mungkin Mahkamah Agung (MA) mau melantik beliau. Ini pertanda bahwa MA sudah mengkaji semua landasan hukum yang ada," kata Wakil Sekjend DPP Partai Hanura Sayed Junaidi Rizaldi dalam keterangannya, Kamis (6/3).

Soal rangkap jabatan OSO, pria yang akrab disapa Pak Cik ini menjelaskan, UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD atau MD3 juga tidak melarang ketua DPD merangkap sebagai ketua umum partai politik.


"Saya yakin ini persoalan politis yang coba dibesar-besarkan,” ujarnya.

Ketua DPD Hanura Provinsi Riau 2010-2015 ini mengajak semua pihak agar tidak ikut larut terhadap terpilihnya bosnya sebagai ketua DPD, karena hanya akan menghabiskan energi dan waktu saja.

"Sekarang bukan lagi waktu yang tepat untuk mencari-cari kesalahan OSO jadi ketua DPD.  Semestinya, DPD harus kita jaga dan perkuat sebagai kekuatan politik yang merupakan anak kandung reformasi agar tetap utuh," imbuhnya.

Terpilihnya Oso sebagai Ketua DPD menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Wakil Ketua DPD periode 2014-2019, Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Istri Sri Sultan Hamengkubuwono X ini menilai, terpilihnya OSO sebagai ketua DPD tidak sah, karena melanggar putusan Mahkamah Agung (MA).

Namun, fakta bicara lain. MA akhirnya melantik OSO menjadi ketua DPD pada Selasa (4/4). Wakil Ketua MA Suwardi memandu sumpah jabatan pimpinan DPD.  [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya