OSO (tengah)
OSO (tengah)
"Kalau melanggar aturan, mana mungkin Mahkamah Agung (MA) mau melantik beliau. Ini pertanda bahwa MA sudah mengkaji semua landasan hukum yang ada," kata Wakil Sekjend DPP Partai Hanura Sayed Junaidi Rizaldi dalam keterangannya, Kamis (6/3).
Soal rangkap jabatan OSO, pria yang akrab disapa Pak Cik ini menjelaskan, UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD atau MD3 juga tidak melarang ketua DPD merangkap sebagai ketua umum partai politik.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
UPDATE
Rabu, 15 April 2026 | 22:14
Rabu, 15 April 2026 | 21:53
Rabu, 15 April 2026 | 21:34
Rabu, 15 April 2026 | 21:03
Rabu, 15 April 2026 | 20:51
Rabu, 15 April 2026 | 20:42
Rabu, 15 April 2026 | 20:30
Rabu, 15 April 2026 | 20:10
Rabu, 15 April 2026 | 20:05
Rabu, 15 April 2026 | 19:45