Berita

Eva Sundari/net

Politik

Eva: DPD Harus Perbaiki Diri Supaya Rakyat Tidak Minta Mereka Bubar

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Kiprah DPD RI kian dikritik masyarakat belakangan ini. Anggota lembaga tersebut dianggap lebih memikirkan perebutan kursi pimpinan ketimbang persoalan-persoalan masyarakat di daerah.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Sundari, menegaskan, keberadaan DPD RI merupakan bagian dari amanat konstitusi. Seharusnya DPD diperkuat, bukan malah dibubarkan. Hal ini dikatakannya merespons wacana pembubaran DPD oleh publik.

"DPD itu perintah konsitusi, enggak bisa dibubarkan melainkan diperkuat," ujar Eva kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4).


Untuk memperkuat DPD RI, lanjut Eva, tantangannya ada di lembaga itu sendiri. Anggota Komisi XI DPR RI ini menegaskan, DPD yang selama ini sibuk dengan kisruh internal harus mulai menata kinerja demi penguatan diri.

"Jadi tantangannya lebih kepada internal DPD, bagaimana membuat mekanisme kemudian berkinerja yang baik sehingga punya marwah," sarannya.

Menurut Eva, selama ini kehormatan DPD RI dirusak oleh anggotanya sendiri. Padahal, DPD RI memiliki posisi kuat berdasarkan konstitusi. DPD RI harus memperbaiki diri agar rakyat tidak bersikap antipati terhadap mereka.

"Kalau mau bubarkan, mesti amandemen konstitusi. Jadi yang masuk akal, rasional, mereka bebenah berintrospeksi diri supaya tidak jadi cemoohan dari kita semua yang menyebabkan orang berkata 'bubarin aja'," ucapnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya