Berita

Net

Politik

Jokowi Jangan Buang Badan Dari Petani Kendeng

SELASA, 28 MARET 2017 | 00:04 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak bersikap tegas terkait polemik izin penambangan karst PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.

Menurut Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, pemerintah semestinya betul-betul memperhatikan apa yang menjadi tuntutan para petani Kendeng. Bukan malah melimpahkan permasalahan tersebut ke Pemprov Jawa Tengah.

"Ya mestinya presiden bisa intervensi. Bukan hanya sekadar melepas tapi juga memberi arahan kepada gubernur. Dan menyelesaikan dulu apa yang menjadi ganjalan bagi masyarakat," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/3).


Para petani Kendeng menghendaki izin penambangan PT Semen Indonesia dicabut karena telah merusak lingkungan. Fadli menilai sikap Jokowi seperti tidak menghargai tuntutan petani yang jauh-jauh datang ke Jakarta.

"Itu semangat yang ingin disampaikan oleh mereka yang memprotes soal semen. Mestinya pemerintah bijak, berpihak pada rakyat. Jika ada masalah yang belum selesai diselesaikan. Tuntutan-tuntutan masyarakat itu harus didengar," jelasnya.

Fadli mengkritik sikap Presiden Jokowi yang seakan lepas tangan dengan tuntutan tersebut. Padahal, sudah ada korban jiwa dari petani yang menggelar unjuk rasa dengan aksi semen kaki.

"Jika ada yang bagus-bagus diambil buat pencitraan. Kalau yang jelek-jelek dibuang. Jangan buang badan gitu," tegas Fadli yang juga wakil ketua umum Partai Gerindra. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya