Berita

Reni Marlinawati/Net

Politik

PPP Romi: Kami Hargai Keputusan DPW Ke Ahok-Djarot

SENIN, 27 MARET 2017 | 18:41 WIB | LAPORAN:

Dua kubu berseteru di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipastikan akan satu suara.

Pasalnya, PPP versi Muktamar Surabaya Romahurmuziy (Romi) juga ikut langkah Djan Faridz mendukung pasangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saipul Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Dikonfirmasi, Ketua Fraksi PPP versi Romi, Reni Marlinawati menegaskan bahwa dukungan itu murni keputusan DPW Jakarta.


"Tugas kami adalah menghargai apa yang sudah menjadi keputusan DPW," dalil Reni di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, Senin (27/3).

Seperti diketahui, PPP Djan Faridz telah memecat pentolan DPW PPP Jakarta, Abaraham 'Lulung' Lunggana. Leni membantah ada hubungan pemecatan itu dengan dukungan DPW PPP Jakarta untuk Ahok-Djarot.

"Saya kira ini tidak ada kaitannya dengan masalah pecat-memecat. Ini sikap politik yang adalah diambil oleh DPW tentu mereka punya pertimbangan yang sangat matang karena kita tahu ini bukan kepada yang mudah," tegasnya.

Dipertegas lagi apakah keputusan DPW Jakarta sejalan dengan sikap DPP PPP kubu Romi, Reni pun menjawab diplomatis.

"Sejauh ini kami belum melaksanakan rapat formal tetapi keputusan DPW pasti sudah dikomunikasikan lebih dulu dengan DPP," ucapnya.

Lalu apakah keputusan DPW Jakarta sudah dikomunikasikan dengan Romi?


"Tanyakan ke Pak Romi," tutup Reni.

DPW PPP kubu Romi dijadwalkan mendeklarasikan dukungan kepada Ahok-Djarot pada Minggu (26/3) kemarin. Namun, acara itu ditunda karena Djarot maupun Ahok tidak datang.

"Pak Ahok, Pak Djarot tidak mau hadir di acara deklarasi kubu Romi. Pak Ahok dan Pak Djarot sikapnya keras karena menghargai Pak Ketum (Djan Faridz) dan DPP PPP yang sudah berkorban dan bekerja keras," kata sumber internal PPP.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya