Berita

Novanto

Politik

Novanto Gerah Ditanya Soal Penonaktifannya Sebagai Ketum Golkar

SENIN, 27 MARET 2017 | 12:03 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto enggan menanggapi lebih jauh soal dorongan dari Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) yang ingin dia lengser.

"Tanya yang lain aja, yang lain, yang lain," ketusnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/3).

Nama Setya Novanto masuk dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dua terdakwa, Direktur Direktorat Jenderal Kependudukan Irman, dan Direktur Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto.


Dia diduga dan mendapatkan jatah Rp 574 miliar dan berperan sebagai pendorong disetujuinya anggaran proyek e-KTP dengan nilai Rp 5,9 triliun tersebut.

Ketua GMPG Ahmad Doli Kurnia bersama beberapa politikus muda partai Golkar lainnya mendesak agar Novanto dinonaktifkan. Sebab dugaan keterlibatan Novanto di kasus e-KTP dinilai bisa menghancurkan partai berlambang pohon beringin itu. Padahal menurut Doli kasus e-KTP sama sekali tidak ada kaitannya dengan Golkar.

Novanto yang menjadi salah satu saksi dalam kasus tersebut diminta untuk dinonaktifkan. Jika nantinya dalam proses Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dia sebagai tersangka, harus dilakukan Munaslub untuk memilih Ketum baru. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya