Berita

Permadi/Net

Politik

Permadi: Jokowi Orang Jawa Yang Kehilangan Jawanya

MINGGU, 26 MARET 2017 | 13:53 WIB | LAPORAN:

Sudah menjadi kebiasaan Jokowi tiap kali kunjungan daerah, menyempatkan bagi-bagi bingkisan ke warga sekitar.

Namun cara Jokowi dalam rangkaian kunjungan kerjanya  di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, membuat dahi menyerngit. Betapa tidak, hadiah untuk warga justru dibagikan Jokowi dengan cara dilemparkan dari jendela mobilnya.

Momen yang terekam Komunitas Mahasiswa Sumatera Utara (KMSU) Jakarta itu pun jadi viral di media sosial.


Politisi Gerindra, KRT Permadi Satrio Wiwoho mengecam tindakan Jokowi tersebut seolah menganggap rakyat sebagai budak yang butuh duit.
 
"Seharusnya apapun pemberian itu harus disampaikan dari tangan ke tangan, tidak boleh dilempar begitu saja, Kalau di Jawa, melempar uang itu penghinaan," tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Minggu, 26/3).

Jika alasannya tengah diburu waktu, justru menurut dia, sebaiknya Jokowi melintas saja tanpa perlu bagi-bagi hadiah ke warga

Ia pun sangsi tim Komunikasi Presiden berani mengoreksi tindakan Jokowi itu. Sebaliknya yang ada dipuji-puji.

"Jokowi baik membagikan duit sepanjang jalan, supaya Jokowi senang. kan mereka semua orang yang ABS, memuji-muji, pun salah dipuji-puji," nyinyir mantan politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai orang Jawa, jelas menurut dia, Jokowi telah melenceng dari tradisi dan norma yang berlaku.

"Lah iya itulah yang dibilang orang Jawa kehilangan Jawanya," cetus Permadi.

Dari penelusuran, bukan kali pertama Jokowi melempar bingkisan dari balik kaca mobilnya. Waktu meninggalkan Maluku City Mal, pada 8 Februari lalu, Jokowi  juga melakukan tindakan serupa,. Warga yang mengunjungi mal pun saling memperebutkan benda yang dilempar Presiden tersebut.[wid]
 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya