Berita

Setya Novanto/Net

Politik

Setya Novanto Irit Bicara Di Pesta Ultah Agung

MINGGU, 26 MARET 2017 | 12:17 WIB

Ketua Umum Golkar Setya Novanto enggan mengomentari desakan kader muda Golkar diadakannya musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

Kader muda Golkar menilai jalannya sidang kasus kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tidak menguntungkan bagi Golkar. Terlebih nama pria yang karib disapa Setnov itu disebut dalam dakwaan.

"Enggak ada masalah itu," kata Setya saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-68 Agung Laksono di rumah Agung, Jalan Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, Minggu (26/3) seperti diberitakan JPNN.


Selebihnya Setnov tidak mau berkomentar lagi. Ketika ditanyakan ‎apakah perlu dilakukan munaslub, dia hanya diam dan meninggalkan awak media.

Kasus e-KTP ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejauh ini ada tiga nama yang terseret dalam kasus itu, yakni mantan Dirjen ‎Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Sugiharto.

Pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Sementara Setya Novanto baru disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi e-KTP dan mendapatkan jatah Rp 574 miliar dari total nilai proyek e-KTP. Dia diduga menjadi pendorong disetujuinya anggaran proyek e-KTP.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya