Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Demokrat Ajak Golkar Berkoalisi

MINGGU, 26 MARET 2017 | 09:28 WIB

Partai Demokrat membuka pintu berkoalisi dengan Partai Golkar dalam Pilkada Sulawesi Selatan 2018.

Dua tahun mendatang, Sulsel bakal menghadapi pemilihan gubernur, pemilihan walikota maupun bupati secara serentak.

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matulla mengatakan, koalisi untuk hajatan besar tersebut memang sangat mungkin tercipta.


"Demokrat sangat terbuka untuk menjalin koalisi di Pilgub, bahkan lebih bagus lagi kalau Demokrat dan Golkar dapat berkoalisi di Pilkada Serentak 2018 karena pelaksanaannya sama, kan tidak elok kalau terpisah di daerah," ujar Ni’matullah, seperti dikutip dari JPNN.Com, Minggu (26/3).

Sabtu (25/3) kemarin, Ni'matullah beserta jajaran menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus DPD Golkar Sulsel di Sekretariat DPD Demokrat, Jalan Yusuf Dg Ngawing Makassar.

"Soal penentuan, kalau Pilkada kemenangan DPP sekitar 50 persen untuk menentukan, namun jika Pilgub maka posisi DPP 70 persen, tapi catatannya sama yakni usulan dari bawah," ujarnya.

Ketua Harian Golkar Sulsel, HM Roem mengaku bersilaturahmi ke Demokrat semata-mata untuk membuka keran komunikasi jelang pilgub.

Roem berkunjung didampingi Andi Yagkin Padjalangi, Arfandi Idris, Lakama Wiyaka, Risman Pasigai dan lainnya. Sementara Ni’matullah ditemani belasan pengurus diantaranya Selle KS Dalle, Zulkarnain Paturuni, Kahar kantao, dan pengurus lainnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya