Berita

Foto/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Politisi PDIP: Relawan Ahok-Djarot Harus Diubah Dari Penggemar Jadi Pekerja

SABTU, 25 MARET 2017 | 12:16 WIB | LAPORAN:

. Berbagai survei menunjukkan bahwa trend elektabilitas petahana Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok-Djarot, kian merosot jelang putaran kedua.

Hal itu diakui oleh politisi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto. Dimana dikatakannya dari berbagai survei, jika dibandingkan dengan lawannya Anies-Sandi, Ahok-Djarot cenderung kalah.

Untuk itu menurut dia harus ada perubahan strategi kampanye untuk memenangkan Ahok-Djarot. Salah satunya yakni kampanye di media sosial.


"Harus ubah strategi pertarungan di media sosial. Karena pertarungan di medsos sudah tidak menentukan. Masyarakat sudah bosan dengan berbagai kebohongan di medsos. Sudah terlalu banyak fitnah dan kebencian," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (25/3).

Darmadi juga mengingatkan agar Ahok berani mengubah pola kerja para relawan yang selama ini seakan hanya menjadi penggemar, bukan pekerja.

"Selama ini banyak yang terkesan hanya menjadi penggemar tapi tidak turun kebawah ke TPS-TPS yang abu-abu untuk menambah suara Ahok. Kurangi pertemuan-pertemuan dan aktivasi yang tidak menambah suara Ahok. Tim pemenangan harus di tingkatkan efektivitasnya, dijauhkan dari motivasi pribadi dan kepentingan politik pribadi," imbaunya.

Lebih lanjut anggota DPR RI ini mengingatkan Ahok-Djarot harusnya tidak menjadikan hasil kerja kepemimpinan mereka di periode sebelumnya sebagai bahan kampanye. Sebab menurut dia yang dicari masyarakat Jakarta saat ini justru adalah visi misi kepemimpinan mereka dalam lima tahun ke depan.

"Rakyat Jakarta mau lihat apa visi Ahok lima tahun kedepan dan apa program terobosannya yang out of the box. Selama ini kebanyakan cerita tentang keberhasilan masa lalu. Kurangi self destructive habits," tegasnya.

Ahok-Djarot menurutnya harus menyampaikan terobosan mereka untuk kepentingan masyarakat Jakarta sendiri. Salah satunya adalah program Kartu Jakarta Lansia yang baru diluncurkan Ahok harus jadi model kampanye kedepan.

"Nah, program ini (KJL) yang harusnya jadi bahan untuk kampanye bukan yang sudah lalu," pungkas Darmadi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya