Berita

Megawati/Net

Politik

PDIP Wonogiri Ikrarkan Kesetiaan Pada Megawati Dan NKRI

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 15:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Belasan ribu kader PDI Perjuangan se-Kabupaten Wonogiri menggelar apel siaga di Stadion Pringgondani, Minggu (5/1) pagi. Mereka memekikkan ikrar ‘Setia Megawati, Setia NKRI’.

Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri Joko Sutopo yang menjadi inspektur upacara bertanya lima hal pada para kader banteng moncong putih yang berasal dari 25 Pengurus Anak Cabang (PAC).

"Apakah kita siap melaksanakan perintah Ibu Megawati? Apakah kita siap menjadi banteng sejati? Apakah kita siap menjadi tameng yang kokoh? Apakah kita siap membela kebhinekaan dan Pancasila? Apakah kita siap menjaga NKRI?” tanya Joko yang masing-masing dijawab teriakan ‘siap’ oleh para peserta apel.


Dalam pidatonya, Joko menyampaikan apel siaga ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kader banteng se-Wonogiri di bawah kepemimpinannya siap bergerak sesuai dengan perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Ini bentuk kesetiaan pada Ibu Megawati dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” ujar bupati Wonogiri itu.

Kesiapan kader banteng ini terkait dengan pernyataan Megawati di hadapan Presiden Jokowi pada HUT ke-44 PDI Perjuangan 10 Januari 2017 di Jakarta yang menyatakan: "Anak-anak saya nakal Bapak Presiden, tapi kalau untuk bangsa dan negara jiwa mereka diberikan. Siap?”

Joko menambahkan, PDI Perjuangan telah memilih jalan ideologis untuk menjaga Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa dan yang lahir dari pergulatan spiritual dan batin Bung Karno

Kami tidak hanya ingin menjadi rumah bagi kaum nasionalis, tetapi juga rumah kebangsaan bagi Indonesia Raya,” kata Joko disambut riuh tepuk tangan para kader. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya