Berita

Ahok/Net

Politik

RMJ: Jangan Dipelintir, Ahok Tidak Laporkan Saksi Ahli

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 19:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Relawan Matahari Jakarta (RMJ) mengimbau semua pihak untuk tidak memutarbalikkan fakta dari persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menghadirkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai saksi ahli pada Selasa kemarin (31/1).

Tersiar kabar bahwa Ahok bersama kuasa hukum akan melaporkan Kiai Ma'ruf atas kesaksiannya. Padahal, yang akan dilaporkan Ahok hanyalah saksi pelapor, bukan saksi ahli.

"Ini beda ya, ada saksi pelapor, ada saksi ahli. Kiai Ma'ruf bukan saksi pelapor, jadi beliau tidak akan dilaporkan‎. Ini yang harus dipahami masyarakat," jelas Ketua RMJ Supriadi Djae dalam keterangannya, Rabu (1/2).


Terkait informasi adanya percakapan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Kiai Ma'ruf yang mulai memiliki banyak makna di mata publik juga harus diluruskan.

Menurut Supriadi, Ahok dalam hal ini hanya disodorkan fakta oleh tim kuasa hukum bahwa ada percakapan telepon dari SBY ke Kiai Ma'ruf untuk mengagendakan pertemuan dengan pasangan calon gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi). Meski kemudian sikap keagamaan MUI keluar soal penistaan agama keluar tidak lama setelah pertemuan tersebut merupakan urusan yang berbeda‎.

"Ini juga harus diluruskan, Ahok hanya memperoleh fakta melalui media online bahw‎a pertemuan Kiai Ma'ruf dengan paslon nomor satu itu diawali dari telepon SBY. Selanjutnya soal telepon ini urusan kuasa hukum. Jadi harus terang semuanya," beber aktivis Pemuda Muhammadiyah tersebut.

‎Lebih lanjut, dia meminta kepada sejumlah pihak untuk tidak memperkeruh kondisi yang ada sekarang ini. Apalagi, jika diperkeruh hanya demi kepentingan politik jangka pendek.

"Jangan ada dipelintir. Lawan politik jika mau fight, fight di program saja," sambungnya.

"Apalagi, dalam kasus ini Ahok sudah minta maaf dan meluruskan apa yang dimaksudnya," ‎pungkas Supriadi yang juga mantan ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

‎RMJ sendiri merupakan kumpulan aktivis Muhammadiyah yang pada Pilkada DKI Jakarta 2017 menyatakan dukungan kepada pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot). Untuk kembali melanjutkan program-program kerja yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat Jakarta selama ini. [wah]  

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya