Berita

Hasil Survei SMRC/Net

Politik

Survei SMRC: Ahok-Djarot Teratas, Agus-Sylvi Kembali Dibuntut

JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 15:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Elektabilitas pasangan petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat kembali menjadi yang tertinggi dalam hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dukungan warga kepada Ahok-Djarot mencapai 34,8 persen. Sementara Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyusul di tempat kedua dengan elektabilitas 26,4 persen.

Di posisi terakhir kembali diduduki oleh pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Djarot Saiful Hidayat dengan 22,5 persen. Swing voters sebanyak 16,4 persen.


"Sebanyak 48,8 persen warga yang memilih Ahok-Djarot karena dinilai sudah ada bukti hasil kerjanya," ujar peneliti SMRC Deni Irvani saat merilis hasil survei bertajuk 'Debat dan Elektabilitas Paslon Pilkada DKI' di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta, Jumat (27/1).

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 800 orang dipilih dengan metode stratified multisatage random sampling. Jumlah responden yang dapat diwawancarai secara valid 641 orang (response rate 80.1 persen). Sebanyak 641 ini yang dianalisis.

Margin of error diperkirakan sebesar plus minus 3,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling. Responden terpilih diwawancarai dengan tatap muka oleh pewawancara yang terlatih.

Adapun hasil survei ini tidak jauh berbeda dengan survei yang dirilis Indikator Politik pada Rabu (25/1) lalu. Dalam survei itu, elektabilitas Ahok-Djarot sebesar 38,2 persen, Anies-Sandi yang memiliki dukungan 23,8 persen, dan Agus -Sylvi menempati urutan buncit dengan elektabilitas 23,6 persen. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya