Berita

Politik

KOPMA GPII Siap Kawal Kehadiran Habib Rizieq Di Surabaya

JUMAT, 27 JANUARI 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi Forum Kerukunan Umat Beragama dan Kebhinnekaan (FKUB) yang menolak kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Surabaya ditentang Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (KOPMA GPII).

"Langkahi dulu mayat kami jika mau bubarkan FPI," ujar Komandan KOPMA GPII Kamal Lessy Lawang dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (27/1).

Kamal menilai para penuduh FPI sebagai pemecah belah bangsa, intoleran dan anti kebhinekaan adalah orang-orang munafik.


"Kami tahu itu orang-orang pencari proyek semua, bicara sok mau bikin apel kebangsaan lah, apel akbar lah, ujung-ujungnya duit semua itu," ujarnya.

Kamal menegaskan KOPMA GPII bersama-sama dengan Aliansi Tarik Mandat akan turun langsung menyambut dan mengawal ketua Dewan Pembina GNPF MUI tersebut  yang akan mengisi tabligh akbar di Surabaya, Sabtu (28/1) besok.

"Kami juga siap menghadapi ormas intoleran dan anti kebhinekaan yang mencoba coba bikin kacau, panggilan jihad ulama akan kami sambut dengan suka cita," tegasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya