Berita

Oesman Sapta Odang/Net

Oso Minta Organisasi Minang Bersatu Di Gebu Minang

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 07:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Orang Minang harus bersatu agar tidak terpecah dalam berbagai organisasi. Cukup dalam satu organisasi yang mempersatukan orang Minang, yaitu Gebu Minang, yang merupakan sebuah gerakan ekonomi budaya Minang.

Begitu kata Ketua Umum Gebu Minang dalam pertemuan dengan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) di Rumah Gadang IKMR Provinsi Riau, di Pekanbaru Riau, Rabu (25/1). Pertemuan dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ketua Umum IKMR Basrizal Koto, dan Ninik Mamak Minang Riau.

Dijabarkan Oesman Sapta bawha jumlah orang Minang di Jakarta saat ini sebanyak 2,4 juta orang. Namun tidak diketahui keberadaan mereka.


"Karena itu saya bertemu khusus dengan warga Minang di Riau. Saya menginginkan Minang bersatu. Jangan terpecah dalam organisasi yang banyak. Cukup bersatu dalam Gebu Minang," kata wakil ketua MPR RI itu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (26/1).

Pria yang akrab disapa Oso ini mencontohkan organisasi SAS (Sulit Air Sepakat) yang dibinanya akan dimasukan dalam Gebu Minang.

Labih lanjut, ketua umum Partai Hanura ini bangga dengan orang Minang di perantauan yang tidak pernah membuat keributan dan kerusuhan.

"Orang Minang pintar menyesuaikan diri. Tidak pernah ada keributan yang dilakukan orang Minang di seluruh provinsi di Indonesia. Filosofi orang Minang itu dimana bumi dipijak di sana langit dijunjung," ungkapnya.

Orang Minang, lanjut Oesman, juga lebih demokratis dibanding daerah lainnya.

"Orang Minang mengakui Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Orang Minang lebih demokratis. Kita masih punya budaya. Gebu Minang adalah organisasi ekonomi dan budaya. Kita berbudaya dan berusaha," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya