Berita

Ahok/Net

Politik

Kuasa Hukum Yakin Kesaksian Lurah Panggang Untungkan Ahok

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 08:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkeyakinan bahwa saksi fakta yang dihadirkan dalam sidang ketujuh kasus dugaan penistaan agama akan menguntungkan pihaknya.

Anggota tim kuasa hukum Ahok, Ronny Talapessy menjelaskan, dua saksi fakta yang dihadirkan akan mengungkap kebenaran yang ada, sehingga hal ini akan menguntungkan Ahok.

"Menurut saya fakta yang melihat, mendengar mengalami langsung ini akan menguntungkan klien kami," ujarnya di Gedung Kementerian Pertanian, Jalan HM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).


Lurah Pulau Panggang, Yulihardi, yang hadir dalam pidato Ahok di Kepulauan Seribu, menurut Ronny menguntungkan. Terlebih, Yulihardi hingga saat ini masih belum melihat adanya masalah dari pidato Ahok tersebut. Sehingga menjadi aneh jika pelaporan justru dilakukan oleh orang di luar Pulau Seribu, bukan dari orang yang menyaksikan pidato Ahok secara langsung.

"Kami yakin Lurah Yulihardi akan mengungkap keanehan terhadap laporan yang ditujukan kepada Pak Ahok," sambungnya.

Selain Yulihardi, saksi fakta yang akan dihadirkan adalah pegawai BKO Diskominfo DKI Nurkholis Majid. Dalam persidangan ini juga akan dihadirkan 3 saksi pelapor dari JPU.

Sementara persidangan Ahok akan dimulai pada pukul 09.00 di Gedung Kementan, Jalan HM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya