Berita

Foto/Net

Nusantara

Perahu Pengangkut TKI Ilegal Terbalik, Satu Penumpang Asal Kediri Selamat

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 07:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sebuah perahu pancung yang bergerak dari Batam menuju Malaysia karam di perairan Tanjung Rhu, Mersing, Johor Bahru, Malaysia, Senin (23/1). Perahu ini diduga ditumpangi sebanyak 40 orang.

Tim SAR Gabungan hingga saat ini menemukan sebanyak 12 penumpang, dimana 10 di antaranya ditemukan dalam keadaan tewas.

Pihak KJRI Johor, Haris Nugroho membenarkan kabar tesebut. ia mengatakan korban tewas terdiri dari 4 perempuan dan 6 laki-laki.


"Sementara dua yang selama sudah dilarikan ke RS Mersing, mereka 1 perempuan, satu laki-laki. Yang perempuan selamat Siti Fatimah asal Kediri, yang laki-laki dari Malaysia," ujarnya dalam siaran langsung di TVOne sesaat lalu, Selasa (24/1).

Dijelaskan Haris bahwa perahu tersebut bergerak dari Batam menuju Malaysia. Informasi yang didapat perahu mengangkut 40 orang yang sebagian besar akan dijadikan pekerja di Malaysia tanpa dokumen resmi atau tenaga kerja ilegal. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya