Berita

Ahok/Net

Politik

Sidang Ketujuh Ahok Hari Ini Hadirkan 5 Saksi

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 06:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sidang ketujuh kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan kembali digelar di Kementerian Pertanian, hari ini, Selasa (24/1).

Dalam sidang ini akan ada 5 saksi yang dihadirkan, masing-masing terdiri dari 2 saksi fakta dan tiga saksi dari jaksa penuntut umum (JPU).

Dua saksi fakta yang dihadirkan adalah Lurah Pulau Panggang Yuli Hardi dan pegawai BKO Diskominfo DKI Nurkholis Majid.


Sementara tiga saksi dari JPU adalah saksi yang pada persidangan pekan lalu tidak hadir. Mereka antara lain Ibnu Baskoro, Muhamad Asroi Saputra, dan Imam Sudirman.

Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk menyambut sidang yang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Salah satunya, adalah memasang kawat duri untuk pembatas massa pendukung Ahok dan massa yang kontra di Jalan Harsono RM.

Sidang Basuki esok hari merupakan sidang ketujuh yang akan dilaksanakan di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan mulai pukul 09.00 WIB. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya