Berita

Tito Karnavian/Net

Politik

Di Bawah Tito, Polri Berubah Wujud Layaknya Partai Pendukung

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 11:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Istilah tumpul ke atas tajam ke bawah pada penegakan hukum semakin diperkuat dengan sikap dan tindakan yang dilakukan Polri belakangan ini.

Polri saat ini menjadi sorotan bukan karena prestasinya, tetapi karena tindakan-tindakan yang berlebihan yang menambah citra negatif masyarakat terhadap mereka.

Begitu kata politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/1).


"Polri di bawah kepemimpinan Tito telah berubah wujud ke atas seperti partai politik pendukung pemerintah, ke bawah seperti ormas bersenjata," ujarnya.

Menurut penilaian Doli, Polri saat ini telah menjadi alat penguasa dan bukan lagi sebagai alat negara. Mereka tidak lagi berada di tengah dan bisa adil terhadap semua pihak, namun sudah menjadi bagian sebuah kekuatan politik.

"Sikap dan tindakannya mulai dari soal Ahok, Aksi Bela Islam, makar, FPI, fatwa MUI, selalu didasari oleh semangat melindungi kekuasaan yang anti kritik dan dengan asumsi apriori, kecurigaan, dan antipati terhadap kelompok tertentu seperti lazimnya sikap sebuah partai politik," sambung mantan ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Doli mengatakan, Polri sebagai pengayom dan penengah di antara anggota masyarakat yang berselisih, kini justru ikut menjadi provokator terjadinya konflik antar kelompok.

"Dan dengan bangganya pula seorang Kapolda berdiri dan berbicara seperti ketua ormas menantang ketua ormas yang lain serta melakukan penggalangan untuk membubarkan ormas lain itu," masih lanjut Doli.

"Sehingga, menjadi wajar jika banyak kalangan seperti DPR, Kompolnas, dan elemen masyarakat lain, meminta kapolda-kapolda seperti itu dicopot," pungkasnya.[ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya