Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir/Net
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menjadi juara turnamen Hong Kong Terbuka 2016. Mereka mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Praveen Jordan/Debby Susanto, 21-19 dan 21-17.
Saat melakoni pertandingan di Hong Kong Coliseum, kemarin siang WIB, Owi/Butet mendapÂatkan perlawanan cukup sengit dari Preveen/Debby.
Owi/Butet sempat unggul 19-15 di gim pertama. Praveen/ Debby sempat menyamakan kedudukan menjadi 19-19, tapi akhirnya Owi/Butet bisa meÂnambah dua angka lagi untuk merebut gim pertama.
Jalannya gim kedua lebih seru. Keduanya saling kejar-mengejar angka hingga kedudukan 14- 14. Pertandingan selesai dalam durasi 42 menit, dengan skor akhir 21-17.
Bagi Owi/Butet, ini merupaÂkan gelar juara turnamen Super Series ketiga di tahun 2016. Sebelumnya, mereka menÂjadi juara di Malaysia Terbuka Super Series Premier dan China Terbuka Super Series Premier.
"Pastinya luar biasa. Setelah kami mendapat medali emas Olimpiade, mungkin orang berÂpikir kami sudah santai-santai dan nggak mikir prestasi lagi. Tapi ternyata kami bisa memÂbuktikan di China Open Super Series Premier dan di sini lanjut lagi menang di Super Series," kata Liliyana kepada
badmintÂonindonesia.org. "Kami bermain tenang dan fokus satu demi satu poin. Komunikasi baik, saling menduÂkung. Kami punya kepercayaan diri setelah kemarin mendapat medali emas Olimpiade. Kami tinggal
enjoy di lapangan dan menerapkan pola kami dengan baik," katanya menambahkan.
Gelar juara Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya titel yang diraih Indonesia di Hong Kong. Kendati demikian, hasil tersebut lebih baik daripada tahun lalu di mana wakil-wakil 'Merah Putih' terhenti di semifinal.
Empat gelar lain terbagi rata. Tunggal putri diraih pemain Taiwan Tzu Ying, tunggal putra diraih lokal hero Ng Ka Long, ganda putri diraih pasangan Denmark Kamilla Rytter Juhl/ Christinna Pedersen serta ganda putra jatuh ke tangan pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. ***