Berita

Foto/Net

Olahraga

Tahun 2017, Balapan Cuma 20 Seri

Formula 1
SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 10:16 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Direktur Eksekutif Sirkuit Hockenheim, Georg Seiler Jerman melarang balapan Formula 1. Sebabnya, bos F1 Bernie Ecclestone dan Seiler belum menemukan kata sepakat.

Musim Formula 1 2017 tampaknya cuma akan berjalan sebanyak 20 seri balapan usai pengelola sirkuit Hockenheim, venue GP Jerman, tak mencapai kata sepakat dengan otoritas balapan jet darat tersebut.

GP Jerman di Hockenheim tersebut sejatinya menjadi seri ke-12 dalam kalender musim depan, dilangsungkan pada 30 Juli, diapit GP Hongaria dan GP Belgia.


Direktur Eksekutif Sirkuit Hockenheim, Georg Seiler telah mengonfirmasi, takkan ada GP Jerman di sirkuit tersebut setelah negosiasi dengan bos F1 Bernie Ecclestone mentok.

Sayang sekali, tapi bukan kejutan mengingat tanggal balapan tersebut masih ber­status menunggu konfirmasi dan (pada akhirnya) tidak ada kesepakatan antara F1 dengan Hockenheimring,” kata Seiler di Motorsport.com.

Dengan adanya konfirmasi tersebut membuat balapan pada musim depan tidak lagi 21 seri balapan seperti saat ini. GP Hongaria juga diprediksi akan digeser ke tanggal 30 Juli.

Pada GP Brasil lalu, Ecclestone sudah mengungkap indikasi menuju hal tersebut. Menurutnya, tawaran pihak Sirkuit Hockenheim untuk lanjut dengan kesepakatan serupa da­lam 2-3 tahun terakhir tidaklah cukup bagus buat F1.

Sementara itu, dari ajang GP2, pebalap Indonesia Muhammad Sean Gelael masih belum menda­patkan setelan mobil yang ideal untuk balapan akhir pekan ini di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dari hasil latihan bebas hari Jumat (25/11), Sean yang tergabung di tim Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini, hanya mampu membuat catatan waktu tercepat satu me­nit 53,077 detik dan berada di urutan 19 pebalap.

Hal yang sama juga dialami rekan setimnya Mitch Evans. Pebalap Selandia Baru ini belum bisa menembus posisi sepuluh besar. Catatan waktunya hanya satu menit 52,477 detik dan berada di urutan 14.

Hasil ini memaksa tim Pertamina Campos untuk segera mendapatkan setelan yang ideal baik dari suspensi, aerodinamika maupun down force. Waktu yang dimiliki tim sangat sempit karena hari Sabtu pebalap sudah menjalani balapan feature dan dilanjutkan balapan sprint pada hari Minggu. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya