Berita

Nyeri Haid/BBC

Dunia

Studi: Nyeri Haid Kerap Ganggu Kemampuan Kerja Karyawan Wanita

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 13:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebagian besar pekerja wanita mengalami nyeri periodik akibat siklus menstruasi yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk bekerja.

Begitu bunyi hasil survei yang dilakukan oleh lembaga YouGov baru-baru ini.

Studi tersebut melibatkan sekitar 1.000 wanita. Hasilnya ditemukan bahwa 52 persen di antara mereka mengaku kerap mengalami nyeri menstruasi bulanan. Namun hanya 27 persen di antaranya yang menjelaskannya kepada bos mereka.


Dari 52 persen pekerja wanita yang mengaku kerap mengalami nyeri bulanan itu, sepertiga di antaranya mengambil cuti sakit satu hari bila tengah mengalami nyeri parah.

Konsultan ginekolog yang berbasis di London, Dr Gedis Grudzinskas mengatakan bahwa wanita harus lebih terbuka tentang rasa sakit akibat periode bulanan itu.

"Menstruasi adalah hal yang normal, tetapi beberapa wanita sangat menderita dan mereka menderita dalam keheningan," ujarnya.

"Saya tidak berpikir perempuan harus malu mengatakan tentang hal itu, dan perusahaan harus menampung dengan cuti untuk wanita yang berjuang dengan periode yang menyakitkan," sambungnya.

Dr Grudzinskas juga menambahkan bahwa salah satu pilihan adalah untuk menawarkan karyawan perempuan "cuti haid". Hal itu sudah diberikan kepada perempuan di negara-negara seperti Jepang.

"Cuti haid akan membuat orang merasa lebih bahagia dan nyaman di tempat kerja, yang merupakan hal yang positif," katanya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya